Dari Pinggir Sungai ke Kawasan Bersejarah

Dua proyek peta hijau di Jawa Barat bermula dari Bandung. Proyek pertama berupaya memetakan kawasan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, sungai terpanjang di Jawa Barat, yang menjadi sumber pengairan bagi persawahan di daerah Karawang dan sumber air minum bagi penduduk Kota Purwakarta, Bekasi, serta Jakarta. Sejak tahun 2004, tim Green Map Citarum berupaya memperkenalkan Green Map di berbagai kalangan yang berada di sekitar DAS Citarum, termasuk kepada para pelajar sekolah menengah dan aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) setempat. Melalui aktivitas pemetaan diharapkan akan meningkatkan pemahaman dan perhatian masyarakat pada kondisi lingkungan tempat mereka beraktivitas sehari-hari.

Upaya ini berlanjut di tahun 2005 dengan terbentuknya tim Green Map Bandung yang terdiri atas sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di kota Bandung. Fokus pemetaan kelompok ini adalah kawasan urban berdasarkan pemikiran bahwa Bandung bukanlah sekedar daerah tangkapan air bagi Sungai Citarum, tetapi juga sebuah kota dinamis dengan daya tarik lingkungan, sosial budaya, dan sejarahnya. Sebagai langkah awal dipetakanlah kawasan Jalan Braga, salah satu kawasan bersejarah di Ibukota Provinsi Jawa Barat tersebut.

Kontak:
W. Ari Nugraha (ari@axxent.net)

Ditulis dalam Bandung. 6 Comments »

6 Tanggapan to “Dari Pinggir Sungai ke Kawasan Bersejarah”

  1. iwan Says:

    kalauboleh tau.bentukkongkrit pemetaan sungai citarum seperti apa?? Terimakasih

  2. christie Says:

    kalau boleh saya minta dijelaskan sejarah sungai citarum terutama untuk arung jeram dan pemetaan sungai serta sejarah penduduk di sekitar PLTA Saguling. terima kasih

  3. Peta Hijau Says:

    @Iwan & Christie

    Informasi mengenai kawasan DAS Citarum; Anda berdua bisa menghubungi W.Ari Nugraha. Dia adalah arsitek yg menggagas kegiatan pembuatan Green Map DAS Citarum bersama LSM setempat. Saya akan informasikan kepada yang bersangkutan.

    Kontak:
    W. Ari Nugraha (ari.mailbox@gmail.com, ari@axxent.net)

    Salam,

    Elanto Wijoyono

  4. ahyar Says:

    sya adalah pengurus forum komunikasi pecinta alam bekasi, sub divisi lingkungan hidup anggota kami adalah seluruh organisasi pecinta alam yang ada di bekasi baik mahasiswa pelajar, umum maupun freelance ? kalau anda adalh pemerhati sungai citarum? fk-pab mau membuat sebuah acara yaitu pemetaan sungai citarum, yang nantinya akan di buat sebuah buku yang menjadi acuan bahan seminar?
    yang harus di petakan ialah, debit air, flora fauna, penyusutan tepian, geograpis wilayah, kultur sosial di daerah DAS citarum?

  5. de maulana Says:

    SELAIN dengan peta hijau kiranya perlu juga diciptakan opini yang bersifat kampanye berkelanjutan, hampir sebagian besar masyarakat kita kurang memahami serta memaknai program jangka panjang, maka jika dilakukan dengan berbagai kiat yang tepat insyaallah .
    Salah satu cara adalah dengan menciptakan icon-icon seperti pada konsep peta hijau itu. Tetapi penciptaan icon-icon tersebut harus mampu membuat citra serta mencerminkan sikap yang tumbuh natural dari masyarakat, bukan dipakasa atau terpaksa. Sehingga setiap icon atau apapun bentuk pesannya dapat menciptakan rasa memiliki sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

    Selamat Mencoba

    De Maulana
    greengraphic.co.cc
    greengraphic.co@gmail.com

  6. ACI Says:

    Kadang sedih melihat sungai-sungai di jawa yang semakin merana karena parahnya degradasi lingkungan. Semoga pemerintahan sekarang lebih peduli ke masalah lingkungan ya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: