Greenmapper Jogja Pascagempa, Ngapain Aja?


Greenmapper Jogja (Komunitas Peta Hijau Yogyakarta) cukup terguncang dengan peristiwa gempa bumi yang terjadi pada hari Sabtu, 27 Mei 2006 di D.I. Yogyakarta dan Jawa Tengah. Akibatnya, Greenmapper Jogja belum bisa berjalan optimal. Beberapa program terpaksa tertunda kelanjutannya karena lembaga-lembaga mitra dan para relawan yang terlibat di situ tersedot konsentrasinya dalam upaya tanggap darurat pascabencana.

Greenmapper Jogja, secara kelembagaan, belum terlibat dalam upaya-upaya penanganan pascabencana. Namun, para pegiat peta hijau di Yogyakarta, baik secara perorangan maupun tergabung dalam organisasi — secara langsung maupun tidak langsung, banyak yang terjun membantu penanganan pascagempa tersebut. Kegiatan yang dilakukan ada berbagai macam, mulai dari menyalurkan bantuan ke lokasi bencana, menggalang bantuan, melakukan assessment kebutuhan dan kondisi terkini, membangun sistem informasi pascabencana, dan masih banyak lagi.

Beberapa aktivitas mereka antara lain bisa dilihat di dua website sistem informasi pascabencana yang dalam pengembangannya turut melibatkan tenaga dan pikiran pegiat peta hijau yang terjun sebagai relawan. Dua website tersebut antara lain http://www.saksigempa.org dan http://www.jogjaheritage.org. Masing-masing dikembangkan oleh sebuah Lembaga Swadaya masyarakat (LSM), yaitu COMBINE Resource Institution (saksigempa) dan Jogja Heritage Society (jogjaheritage). Selain itu mungkin masih banyak lagi lembaga yang di dalamnya turut terlibat para pegiat peta hijau.

Green Map System (GMS), jaringan peta hijau internasional yang berpusat di New York Amerika Serikat, juga tak tinggal diam. Direktur Eksekutif sekaligus pendiri GMS Wendy Brawer pun turut membantu dengan menambahkan link di website GMS. Link tersebut bisa dilihat di Latest News http://www.greenmap.org dan di Rubrik Maps – Yogyakarta (http://greenmap.org/grmaps/asia.html#yogy). Di situ tercantum permohonan dukungan dari Komunitas Peta Hijau Yogyakarta dalam rangka pembangunan kembali berbagai situs pusaka budaya yang rusak akibat gempa bumi pada akhir bulan Mei 2006 itu. Ada tiga kontak yang bisa dihubungi via e-mail, yaitu Marco Kusumawijaya (pemeta hijau Indonesia, Board Member Indonesian Heritage Trust), Laretna T. Adishakti (Direktur Jogja Heritage Society), dan Suhadi Hadiwinoto (Direktur Eksekutif Indonesian Heritage Trust). Link ini tercantum atas upaya Marco Kusumawijaya yang langsung berkomunikasi dengan pegiat pelestarian pusaka budaya di Yogyakarta dan dengan GMS segera setelah gempa bumi terjadi.

Rencana selanjutnya ke depan telah disusun oleh Greenmapper Jogja dalam rangka mendukung upaya pemulihan pascabencana di D.I. Yogyakarta pada khususnya sesuai dengan kompetensinya secara berjaringan dengan berbagai pihak. Semua itu akan dipublikasikan kepada seluruh jaringan peta hijau, baik di Yogyakarta, Indonesia, maupun internasional, melalui web blog ini (petahijau.wordpress.com), milis (greenmapper_jogja@yahoogroups.com, greenmapindonesia@yahoogroups.com, greenmap@greenmap.org), dan beberapa website yang terkait dengan kegiatan tersebut (www.greenmap.org, www.saksigempa.org, www.jogjaheritage.org).

Peran, konstribusi, dan informasi seluruh pegiat dan pemerhati peta hijau dalam bentuk apapun sangat diharapkan.

Silakan kontak kami kapan pun!
Terima kasih

Elanto Wijoyono
Greenmapper Jogja (Komunitas Peta Hijau Yogyakarta)
e-mail: greenmapper_jogja@yahoo.com
hp: 0815 7865 8586

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: