Workshop Peta Hijau Sahabat Sepeda berlanjut…

Workshop kedua Peta Hijau Sahabat Sepeda di Kinoki Rabu, 13 Desember 2006 kemarin berlangsung dalam suasana hujan. Sedianya akan dilakukan survei bersama mulai pk 17.00 ke arah utara. Namun, survei bersama ini terpaksa dibatalkan karena tidak semua peserta membawa jas hujan.

Workshop tetap dilanjutkan pada pk 19.00 dengan mencoba mendiskusikan dan memetakan fenomena-fenomena bersepeda yang sudah sangat familiar. Diputuskan untuk memetakan jalur sepeda di Kota Yogyakarta. Malam itu berhasil dipetakan beberapa jalur sepeda, yaitu:
– Jalur sepeda antar kampus (Jl. Cik Di Tiro, Jl. Colombo, Bulevard UGM Jl. Pancasila, Jl. Nusantara Kampus UGM, Jl. Gejayan Mrican)
– Jalur sepeda Jl. Mangkubumi (perempatan Tugu – Stasiun Yogyakarta)
– Jalur sepeda Jl. Achmad Yani/Malioboro (Stasiun Yogyakarta – Pasar Beringharjo)

   

Baca entri selengkapnya »

Iklan
Ditulis dalam Yogyakarta. 4 Comments »

Slow down, you move too fast…

“Saat mendengar orang bergosip!”. Demikian jawaban seorang teman ketika saya tanya kesenangan terbesarnya saat bersepeda. Hmm, jawaban ini pasti membuat siapapun berkerut kening. Jamaknya, jawaban pertanyaan kenikmatan dalam bersepeda tak jauh dari alasan karena lebih mengirit ongkos transportasi, membuat badan sehat, atau jawaban semi-idealis semacam “agar punya kontribusi pada pelestarian lingkungan”.

Ternyata, berkat bersepeda teman saya kerap berkesempatan mencuri dengar obrolan serombongan pengayuh sepeda, yang beriringan dari arah Bantul menuju Jogja. Sambil bersepeda mereka bertukar cerita tentang kondisi rumah tangga, pekerjaan atau berkeluh kesah tentang rejeki yang semakin seret dihantam kenaikan BBM. Inilah hiburan utama teman saya saat harus mengayuh pedal 16 kilometer pulang balik setiap harinya.

“Slow down, you move too fast…”. Pada kesempatan lain frasa ini membawa ingatan saya pada ujaran seorang teman lain yang tinggal dan bekerja di Jakarta, kota yang menjadi pusat segala sibuk dan gegas. Ya, saya ingat dia pernah mengajak saya untuk beberapa jenak duduk berbincang sembari minum kopi di puncak siang, justru ketika deadline pekerjaan tengah memburu. Baca entri selengkapnya »

Workshop Peta Hijau Sepeda Yogyakarta

Hari, tanggal: Rabu, 6 Desember 2006
Waktu: 17.00 – 19.00 WIB
Tempat:Kinoki-bukan bioskop bukan coffeeshop- (Jl.Suroto no.20 Kotabaru, Yogyakarta)
Agenda: Workshop Peta Hijau (Green Map) Sepeda Yogyakarta
Siapapun yang berminat dipersilakan datang membawa diri dan niat baik untuk bergabung bersama-sama menjadi relawan Peta Hijau Sepeda.

Peta Hijau Sepeda Yogyakarta

Workshop ini digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap masalah lingkungan dan hak aksesibilitas pemakai jalan non-motor, terutama pengguna sepeda di Yogyakarta. Hal apa saja yang akan diangkat ke dalam media peta hijau ini adalah hal-hal yang menjadi faktor pendukung dan ancaman bagi kehidupan/kegiatan bersepeda dan kegiatan non-motor lainnya. Apa sajakah itu? Yakni mulai dari masalah konsep/wacana, kebijakan, infratsruktur, hingga lingkungan yang mendukung dan mengancam, baik dalam kondisinya pada saat ini maupun sebagai bayangan rekomendasi solusinya ke depan. Baca entri selengkapnya »

Make Me a Map

How Wendy Brawer put green on the map

Don’t let Wendy Brawer’s urban address fool you — this New Yorker has a soft spot for nature. After all, she’s the founder of Modern World Design, an eco-design firm, and has spent the last 11 years at the helm of the Green Map System, a nonprofit organization dedicated to helping citizens all over the world document and map their local environmental resources.

Wendy Brawer with two Green Map System staffers. Photo: Paper Sky  

Wendy Brawer with two Green Map System staffers (Photo: Paper Sky) 

It all started with a map of New York City. With U.N. delegates swarming in for several weeks of preparation for the 1992 Rio Earth Summit, Brawer wanted to find a way to highlight the city’s eco-features. Pooling their experience, she and her coworkers came up with 143 sites, ranging from community gardens to bike paths to green buildings — “even the toxic hotspots of the Big Apple.” The resulting “Green Apple Map” was a hit, and by the time the fourth edition came out eight years later, it contained more than 1,000 points of interest.

As activists in other cities got wind of the project, they wanted in. Using the original map as a template, Brawer and an international group of designers created a set of open-source tools and icons in 1995. Since then, locals in 46 countries have started more than 330 related projects to create their own green maps, and student groups have also gotten involved. Baca entri selengkapnya »