Ketika Kain Usang Kembali Terang

Siapa sangka baju-baju lama bisa berubah menjadi menarik kembali di tangan-tangan yang terampil ini. Baju lama, atau bekas, tak ayal menjadi ajang eksperimen mereka dengan menggunakan teknik tie-dye.

tie-dye t-shirt workshop pemanasan

Tie-dye atau teknik ikat celup yang diterapkan pada kain biasa, seperti kain kaos katun, ini menghasilkan pola-pola unik dengan warna-warna yang tajam dan kadang kontras. Kain atau baju yang sebelumnya tampak usang bisa kembali menarik dipakai setelah dikenai celup ikat ini.

Bukannya mencoba beromantisme ala kaum hippie pada awal tahun 1970-an ketika beberapa dari kami membuat workshop kecil untuk mempelajari teknik ini. Adalah beberapa mahasiswa Jurusan Kriya Tekstil Institut Seni Indonesia yang berinisiatif mengajak beberapa mahasiswa lain untuk membuat workshop kecil sebagai persiapan mereka menggelar workshop serupa di stand Green Map Yogyakarta pada event Festival Fair di Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) 2007 yang akan mulai berlangsung pada akhir minggu depan.

ikat celup

Sebagai bagian dari salah satu tema kegiatan stand Green Map Yogyakarta di minggu kedua event yang difokuskan pada kegiatan berbasis kain, beberapa mahasiswa putri yang tergabung dalam komunitas Simponi ini diundang oleh pegiat Green Map untuk menggelar keahliannya sebagai workshop. Workshop mereka sendiri akan digelar pada hari Minggu, 17 Juni 2007 dan beberapa hari setelahnya yang terbuka untuk umum. Workshop pendahuluan yang diadakan hari ini ditujukan sebagai pemanasan, dengan melibatkan beberapa relawan Green Map yang akan bergiat di FKY.

100_6160.jpg

Stand Green Map Yogyakarta dalam event FKY yang dilangsungkan di area Museum Benteng Vredeburg ini mengusung tema besar 3R (reduce, reuse, recycle). Selama empat minggu kegiatan, dari 7 Juni – 7 Juli 2007, setiap minggunya dibagi ke dalam beberapa sub-tema. Tema tersebut berturut-turut: kertas, kain, sepeda, dan blog (workshop diseminasi hasil kegiatan). Pada awal Juli, jelang penutupan event FKY, akan digelar sebuah seminar Green Map sebagai ajang diskusi hasil-hasil kegiatan stand Green Map selama FKY berlangsung.

100_6114.jpg 100_6115.jpg

jemur 100_6139.jpg

Kami tunggu saran, kritik, dan juga keterlibatan Anda semua dalam menyukseskan kegiatan Green Map Yogyakarta di FKY XIX 2007!

Kontak:
Elanto Wijoyono (Umum) – joeyakarta@yahoo.com / 0815 7865 8586
Anang Saptoto (Program) – bukuku04@yahoo.com / 0815 7800 9382
Andy Darmawan (Media) – my_darmawan@yahoo.com / 0818 0421 7892
Dhiana Putri L. (Merchandise) – hotaru_chi@yahoo.com / 0815 6586 490
Endah Ciptaning P. / Chipi (Relawan) – chee_phee17@yahoo.com / 0815 2431 7979

Informasi dan donasi:
e-mail: greenmapper_jogja@yahoo.com

Bank Niaga Kantor Cik Di Tiro Yogyakarta
a.n. Maria Carmelia S.
No Rekening 019-01-57864-12-6

6 Tanggapan to “Ketika Kain Usang Kembali Terang”

  1. kitong Says:

    ide yang kreatif, menggunakan slogan 3 R (reuse, recycle, reduce) untuk mengolah kain usang menjadi sesuatu yang berharga…
    mari kembali hijaukan indonesia ku..

  2. stop dreaming Says:

    kratif banget, inovatif

  3. viona Says:

    bagusssssss…..banggggets

  4. viona Says:

    buat yG Lbih Lengkap dunk

    bi4r Lbih paham

  5. nadia Says:

    kain yg cocok untuk tie dye, kain apa aja


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: